SELAMAT JALAN GURU TERBAIKKU

SHARE

 

Tuhan kan menyambutmu bersama malaikat surga

Baru saja aku terbaring tidur, teleponku berdering sejenak. Ketika kulihat, ternyata Sr. Agnesa, FSGM missed voice call pada pukul 11.01 malam. Segera ku telepon kembali beliau dan beliau mengatakan, “Pak, menurut informasi Laras, anaknya pak Krisjiyanto, pak Krisjiyanto meninggal dunia….”. Betapa terkejutnya aku. Jumat kemarin beiau masih memaparkan sarana dan prasarana. Malam ini Tuhan telah memanggilnya untuk kembali pada Sang Penciptanya.

“Selamat Jalan pak Krisjiyanto….”, kata yang bisa keluar dari bibirku. Terimakasih guru terbaikku. Seorang pribadi yang sangat bersemangat dalam berkarya. Cekatan dalam tindakan, cermat melihat sesuatu yang harus dikerjakan, “sumeh”/ramah ketika bertemu orang lain. Seorang guru yang baik dalam memberikan layanan pada peserta didik, khususya dalam bidang Akuntasi.

Maafkan kami jika dalam membangun persaudaraan bersama di lingkungan Yayasan Ricci telah membuatmu kurang berkenan. Tak pernah kami sengaja membuat hatimu terluka, dan kami tak tahu jika memang itu ada. Tapi dengan kerendahan hati, kami seluruh keluarga besar Yayasan Ricci mohon maafmu.

Bersama seluruh keluarga besar Yayasan Ricci pula, kami mengucapkan:

Terimakasih atas seluruh kenangan indah bersamamu

Terimaksaih atas seluruh layananmu.

Terimakasih atas seluruh kebaikanmu.

Semoga memperlancar jalanmu kembalu pada Sang Khalik, Pemilik kehidupan.

Doakan kami untuk terus melanjutkan cita-cita dan asamu melayani anak didikmu.

 

Doa:

"Allah, pangkal kehidupan semua insan, Engkau telah memanggil Antonius Vincentius Krisjiyanto dari tengah-tengah kami untuk kembali kehadiratMu. Dia sekarang berada di pangkuanMu. Tetapi, kami tetap merasa bersatu dengan dia. Sebab kami semua adalah putraMu, kami sama-sama anggota tubuh Kristus yang satu, warga persekutuan kaum beriman dahulu, kini dan yang akan datang. Kami yakin bahwa hidupnya hanyalah diubah, bukannya dilenyapkan, dan bahwa suatu kediaman abadi kini tersedia baginya di surga.

Didasari oleh keyakinan ini, semoga dalam menghadapi maut yang terelakkan kami tidak lagi merasa takut, karena sungguh-sungguh didukung oleh harapan akan hidup abadi yang Kau janjikan kepada kami.

Bapa, ampunilah segala dosanya, dan terimalah dia dalam pangkuan kasihMu. Ia telah mati seperti Kristus, maka perkenankanlah ia pun bangkit seperti Kristus. Kami berdoa pula bagi semua orang yang telah Kau panggil mendahului kami. Karena belas kasih dan kerahimanMu, semoga mereka memperoleh kebahagiaan bersama pada kudusMu.

Ya Bapa, semua harapan ini kami haturkan kepadaMu dengan pengantaraan Yesus Kristus, dalam persekutuan Roh Kudus, kini dan sepanjang masa.

Amin.