PAUS FRANSISKUS BEATIFIKASI DOKTER ORANG MISKIN DARI VENEZUELA

SHARE

Dokter Orang Miskin.

Jose Gregorio Hernadez lahir tanggal 26 Oktober 1864. Ia meninggal dunia 29 Juni tahun 1919 akibat ditabrak mobil pada usia 54 tahun. Hernandez dikenal sebagai “dokter orang miskin” di Caracas. Melalui studinya di Paris, Berlin, Madrid, dan New York dia menjadi ahli bakteriologi terkenal.   Jose Gregorio Hernandez dihormati sebagai “doker orang miskin” karena pelayanannya tanpa pamrih selama pandemi Flu Spanyol. Ia memberkan perawatan gratis kepada orang-orang miskin.

Dia adalah anak pertama dari tujuh bersaudara dari Benigno María Hernández Manzaneda dan istrinya Josefa Antonia Cisneros Mansilla.

Pribadi yang universal

Hernandez adalah pria dengan pelayanan universal. Menurut Paus Fransikus, ia merupakan teladan hidup sebagai murid Kristus yang percaya, yang menjadikan Injil sebagai kriteria hidupnya dan merupakan teladan kesederhanaan dan kerendahan hati. “Dia adalah model kekudusan yang berkomitmen untuk mempertahankan hidup, tantangan sejarah dan, khususnya, sebagai paradigma pelayanan kepada orang lain, seperti orang Samaria yang Baik, tidak mengecualikan siapa pun,” kata Paus.

Paus Fransiskus terkesan dengan kepribadianya. Bagaimana ia melayani warga Negara. Itu adalah sebuah kebaktian, “mengerti dari teladan Kristus meninggalkan kita selama Perjamuan Terakhir, ketika dia berangkat untuk membasuh kaki murid-murid-Nya… karena dia mencitai semua orang.”

Paus mengatakan: ”Ia adalah model kesucian yang beromitmen untuk mempertahankan hidup dalam tantangan sejarah. Secara khusus, sebagai paradigm pelayanan kepada orang lain, (dia) seperti Kebaikan Samaria, tidak mengecualikan siapapun.”

"Saya dengan tulus percaya bahwa momen persatuan nasional ini, di sekitar sosok dokter rakyat, merupakan momen istimewa bagi Venezuela dan menuntut Anda untuk melangkah lebih jauh, agar Anda mengambil langkah konkret demi persatuan, tanpa membiarkan dirimu dikuasai oleh keputusasaan."

Upacara Beatifikasi

Beatifikasi adalah salah satu tahap untuk menjadikan seseorang yang telah meninggal menjadi santo atau orang suci. Sementara penobatan menjadi Santo/Santa, memerlukan waktu panjang dan memerlukan bukti yang kuat berupa mukjizat-mukjizat. Proses itu dilakukan untuk membuktikan bahwa Tuhan berkenan atas doa dengan perantaraan orang tersebut, bahkan setelah orang tersebut meninggal.

Paus Fransiskus menandatangai keputusan beatifikasi Juli 2020, setelah pengakuan mukjizat yang terkait dengan Hernandez. Bagi banyak orang di Venezuela, Hernandez telah menjadi orang suci.

Upacara beatifikasi dilaksanakan di sebuah Kapel di utara ibu kota Caracas, setelah lebih dari 80 tahun dilakukan penyelidikan terhadap keajaiban yang terjadi yang dilakukan oleh Jose Gregorio Hernandez.

Upacara dilaksanakan secara tertutup mengingat kondisi pandemi Coid-19 masih menjadi ancaman bagi masyarakat. Upacara beatifikasi di pimpin oleh Perwakilan Paus Aldo Giordano dan para pemimpin gereja Venesuela. Beatifikasi dilakukan setelah gereja mengkaitkan mukjizat kepadanya karena menyelamatkan nyawa seorang gadis, Yaxury Solorzano. Yaxury tertembak kepalanya dan dokter mengatakan bahwa ia akan mengalami kerusakan otak secara permanen jika selamat. Namun setelah ibunya beroda melalui Hernandes, Yaxury sembuh dan dapat berjalan beberapa minggu setelah meninggalkan Rumah Sakit.

Pesan Paus Fransikus

Dalam pesan videonya, Paus Fransiskus mengatakan Gereja hanya menegaskan sesuatu yang sudah diyakini oleh orang-orang Venezuela: "bahwa dokter rakyat berdiri di sisi Tuhan dan bersama dengan Bunda Maria dari Coromoto dia menjadi perantara untuk rekan senegaranya dan untuk kita semua."

Paus mengatakan, “Saya akui kepada Anda bahwa saya belum pernah bertemu sendan sorang Venesuela yang, di tengah percakapan, akhirnya tidak bertanya “kapan Gregorio akan dibeatifikasi? Mereka membawanya dalam jiwa mereka. Nah, sekarang keinginan itu terkabul.”

Semoga Beato Dokter Jose Gregorio Hernandez menjadi inspirati pelayanan tulus bagi orang-orang miskin. Semoga para tenaga medis mengenal hidup dan pelayananmu sehingga merekapun mau belajar darimu bagaimana melayani kaum miskin yang sakit dan setia mengabdikan dirinya bagi pelayanan kesehatan sepanjang hidupnya.