MARS RICCI DALAM DIRI INSAN RICCI

SHARE

 

Kita semua insan Ricci satukan daya
Menuju hari depan cita-cita kita
Dengan hati suci. Pasti kita jaya
Bahagialah kita dalam kemuliaan-Nya.
 
Dengar sura hati panggilan Ricci
Karya-karya kita tuk membangun negeri.
Majulah kita bersama, kita sehati
Semoga Tuhan memberkati, jaya Ricci slamanya.
 

Lagu Mars Ricci di atas merupakah hasil karya salah satu Bapak Tarcisius Sugiarto. Beliau adalah guru Matematika dan Seni Musik di SMA Katolik Ricci. Pernah menjabat sebagai Kepala Sekolah dan Operasional Pendidikan Ricci. Lagu Mars Ricci merupakan lagu yang diinspirasikan oleh semangat Matteo Ricci. Dalam lagu ini pengarang mengajak seluruh warga Ricci menghayati panggilan hidup sebagai guru, warga Ricci dan mengambil spirit Matteo Ricci dalam karya mereka.

Lagu mars Ricci ini setiap hari didengungkan di lingkungan pendidikan Ricci sebelum memulai proses pembelajaran. Dengan mendengungkan, menyanyikan dan menghayati setiap hari diharapkan pesan-pesan yang disampaikan menjadi bagian dari hidup setiap insan Ricci.

Apa yang ingin diungkapkan oleh lagi ini?

Setiap insan Ricci merupakan satu kesatuan keluarga, yakni keluarga Ricci. Sebagai satu keluarga, diharapkan setiap insan Ricci dapat menyatukan daya, bersatu membangun nilai-nilai yang sama atau menjadi visi dan misi sekolah Ricci. Semua guru, semua karyawan, semua siswa, semua stakeholder Ricci mesti tahu persis ke mana arah sekolah Ricci. Dan itulah yang dirumuskan dalam visi dan misi sekolah Ricci. Menyatukan daya berarti bersama-sama menyatukan semua kekuatan, potensi, seluruh  kemampuan kita untuk menuju masa depan sekolah Ricci yang lebih baik. Upaya menyatukan hati itu harus dilandasi dengan hati yang suci, hati yang tulus. Kita berjuang, kita melayani dunia pendidikan tidak asal-asalan, melainkan dilandasi dengan hati, hati yang suci. Menjadi seorang guru harus berangkat dari hati. Kalu kita mau mengembangkan diri kita maka pertama-tama harus mencari di dalam hati kita apa yang mesti kita lakukan.

Dengan masuk dalam hati, kita akan mampu mendengarkan suara hati. Maka guru perlu mendengarkan suara hati, saat melayani peserta didik. ketika ada peserta didik yang nakal, yang mengalami kesulitan, yang punya banyak masalah di rumahnya, ketika menghadapi anak yang sulit di atur, sekaligus juga ada yang tampaknya tidak ada masalah, dengarkanlah suara hati kita, “Apa sih yang mesti kita buat?”

“Panggilan Ricci” berarti seluruh nilai-nilai yang ada. Dengan nilai-nilai itu kita membangun negeri, membangun bangsa menuju Indonesia maju sekaligus Indonesia bermartabat. Kita tidak asal maju, tetapi  punya martabat sebagai bangsa yang besar. Maka mari kita maju bersama. Maju dalam kesatuan, maju dengan menyatukan seluruh daya kita.

Dengan mendengungkan, menyanyikan, menghayati pesan lagu tersebut setiap hari akan membuat isi lagu sebagai nafas kehidupan seluruh warga Ricci. Setiap saat kita disadarkan sebagai bagian dari keluarga besar Ricci, kita harus hidup seperti apa kita hidup, seprti  apa saya membuka diri, apa visidan misi kita, dan apa yang akan saya berikan? Dan tentu sesuai dengan spiritualitas yang diwariskan melalui nilai-nilai karakter yang ditetapkan yakni respek, integrity, caring, citizenship, dan initiative.

Satukan daya, dengan hati suci, kita membawa Indonesia maju dan berkarakter untuk mewujudkan kehidupan yang bahagia sekaligus memuliakan Allah.