ANEKA CERITA DI HARI PERTAMA PTM

SHARE

 

“Dag dig dug…” begitu komentar beberapa anak ketika ditanya bagaimana perasaan mereka setelah boleh mengikuti Pembelajaran Tatap Muka hari pertama SD Katolik Ricci 1. “Mengapa dag dig dug?”, begitu saaya melanjutkan pertanyaan karena penasaran. “Iya… takutnya lupa jalan ke sekolah!”.

Begitulah ungkapan salah seorang siswi SD Katolik Ricci 1 yang hari ini melaksanakan Pembelajaran tatap muka di masa pandemi.

Anak yang lain mengatakan bahwa ia rindu ke sekolah terutama bisa bertemu dengan teman-teman dan bapak ibu guru.

Pembelaajaran tatap muka hari pertama ini dihadiri hanya oleh siswa-siswi kelas 4. Hadir sebanyak 15 anak. Masih sangat banyak orang tua yang belum yakin bahwa proses pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah sudah aman. Padahal sekolah telah mempersiapkan semua hal yang diperlukan agar proses pembelajaran tatap muka dapat berlangsung dengan baik. Protokol kesehatan tetap harus dijaga agar semua tetap terjaga kesehatannya.

Kegiatan hari pertama diisi dengan olah raga, pengenalan lingkungan sekolah dan pelajaran dan perwalian oleh wali kelas. Untuk kegiatan olah raga dilaksanakan di halaman sekolah diikuti beberapa guru yang sedang tidak mengajar pada jam tersebut. Acara olah raga dipimpin oleh pak Bambang dan share langsang menggunakan zoom agar anak-anak bisa menyaksikan apa yang terjadi di sekolah. Ternyata anak-anak yang di rumah penasaran dengan apa yang terjadi di sekolah. Salah seorang anak berkomentar, “besok kita ke sekolah saja lah”, sonta mengung tawa mereka yang ada di sekiling lapangan.

Seorang ibu, yang menjemput anaknya mengatakan bahwa begitu semangatnya anaknya, jam 05.00 pagi sudah bangun. Si anak sudah sibuk berbenah untuk bisa pergi kesekolah.

Salah satu hal yang tetap perlu mendapat perhatian besar adalah membiasakan anak-anak bisa menjaga jarak di manapun mereka berada bersama orang lain. Guru harus beberapa kali mengingatkan mereka karena mereka masih memiliki kecenderungan bergerombol. Namun demikian pembelajaran tatap muka hari ini telah berjalan baik. Beberapa caatatan yang ada menjadi evaluasi dan perbaikan untuk tatap muka berikutnya, yakni Rabu 1 September 2021.

Semoga awal pembelajaran tatap muka ini menjadi pemicu anak-anak yang dirumah untuk berlomba mengikuti pembelajaran di sekolah. Para guru juga berupaya agar kerinduan anak-anak datang ke sekolah dapat dibangkitkan kembali, setelah mereka merasakan zona nyaman belajar di sekolah.