Ing ngarso sung tulodo, ing madyo mbangun karso, tut wuri handayani”  – Ki Hajar Dewantara

Semboyan di atas merupakan semboyan pendidikan yang diciptakan oleh Ki Hajar Dewantara, Bapak Pendidikan Indonesia, yang memiliki makna sangat mendalam.
Adapun arti masing-masing semboyan dari Ki Hajar Dewantara tersebut di atas adalah sebagai berikut:

  1. Ing ngarso sung tulodo, artinya adalah di depan memberi teladan atau contoh.
  2. Ing madyo mbangun karso, artinya adalah di tengah memberikan motivasi/semangat.
  3. Tut wuri handayani, artinya adalah di belakang memberikan dorongan.

(Sumber: https://brainly.co.id/tugas/2174912#)

Semboyan yang sarat makna ini diharapkan dapat terus membangkitkan semangat para guru di Indonesia untuk senantiasa memberikan teladan yang baik dan selalu berupaya membangkitkan semangat dan motivasi belajar para peserta didik sehingga bisa membentuk generasi muda penerus bangsa yang berbudi luhur dan berakhlak mulia.

Upacara gabungan Hari Pendidikan Nasional kali ini sangat istimewa di mana para siswa SD Katolik Ricci 1 menjadi petugas untuk memimpin upacara pada hari ini. Postur-postur yang mungil tidak menghalangi mereka untuk memberi komando dengan suara yang lantang. Rasa percaya diri yang besar dan tanggung jawab yang tinggi ditunjukkan oleh para petugas upacara sehingga upacara dapat berjalan dengan lancar.

Usia dini bukan berarti tidak mandiri dan melulu manja, tetapi kematangan tak datang dengan bertambahnya usia melainkan bermula dengan sikap menerima tanggung jawab. So proud of you!

 

SELAMAT HARI PENDIDIKAN NASIONAL, kawan-kawan semua!